lundi 30 juin 2014

RPP pronom COD et COI kuliah DPBP

Ini RPP ketika ngambil mata kuliah DPBP (Dasar Pengajaran Bahasa Prancis). Sekalian tak bagi sama soal yang tak buat praktek ngajar di kelas dulu... Semoga bermanfaat... :))





 RENCANA PROGRAM

KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER

(RPKPS)





MATA KULIAH:

TATA BAHASA MADYA

(SBP4113)




Oleh :

Fitrotus Salamah






BAHASA DAN SASTRA PRANCIS
FAKULTAS ILMU BUDAYA
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG





A. PENDAHULUAN          
1. Deskripsi mata kuliah
Materi ini diberikan kepada mahasiswa semester tiga di pertemuan ke lima. Mata kuliah ini memperkenalkan pengertian tata bahasa madya dengan materi pembelajaran Les pronoms COD et COI dalam bentuk Passé Composé dan Présent deux verbs.

2. Kompetensi kuliah terhadap lulusan
 Di akhir perkuliahan, mahasiswa diharapkan dapat memahami dan menguasai tata bahasa Prancis tingkat madya serta dapat menerapkan pengetahuan mengenai tata bahasa prancis madya ini dalam menunjang ketrampilan berbahasa prancis.

B. PERENCANAAN PEMBELAJARAN
1. Nama mata kuliah             : Tata Bahasa Madya
2. Kode/sks                             : SBP4113/4 SKS
3. Semester                             : 3
4. Status mata kuliah            : Wajib
5. Prasyarat                           : -
6. Jadwal                                : Kamis 11.00-11.30
8. Tujuan  pembelajaran     :
Memberi penjelasan kepada mahasiswa mengenai tata bahasa prancis tingkat madya.
9. Outcome pembelajaran :
Setelah mengikuti mata kuliah Tata Bahasa Madya diharapkan mahasiswa dapat mempunyai kompetensi :
a.         Pengetahuan dan pemahaman (knowledge)
b.         Kemampuan/keterampilan (skill)
c.         Sikap (attitude)

10. Materi pembelajaran
Minggu ke
TOPIK/POKOK BAHASAN
SUB POKOK BAHASAN
WAKTU
(menit)
SUMBER
PUSTAKA
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
5
Pronoms COD et COI
Dalam bentuk
-          Présent 2 verbs
-          Passé composé
25-30 menit
-          Campus 2
-          Grammaire progressif du français

11. Rencana Kegiatan Pembelajaran Mingguan
Minggu ke
TIK /
KOMPETENSI
POKOK DAN
SUB POKOK
BAHASAN
METODE DAN MEDIA PEMBELAJARAN
METODE
EVALUASI
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
5
Mahasiswa mampu memahami lebih rinci tata bahasa dalam Bahasa Prancis
Les pronoms COD et COI
-          Présent 2 verbs
-          Passé composé
-          Metode : Ceramah, demonstrasi, tugas.
-          Media : laptop, LCD, white board, spidol
-          Ketepatan analisis
-          Kreatifitas ide
-          Kemampuan menulis grammaire

12. Penilaian
Cara penilaian hasil belajar mahasiswa dilakukan melalui beberapa cara yaitu dengan cara ujian tertulis utama yaitu ujian tengah dan akhir semester serta kuis. Disamping itu keaktifan mahasiswa dan kreativitasnya selama diskusi dan selama pembelajaran dengan berkelompok juga dievaluasi hasilnya. Evaluasi melalui ujian tertulis dimaksudkan untuk mengetahui tingkat daya serap mahasiswa terhadap materi pelajaran. Cara evaluasi hasil belajar selengkapnya ditampilkan sebagai berikut:
Unsur yang dinilai*)
Metode penilaian*)
Skor Maksimal
Persentase*)
Pengetahuan dan pemahaman
Kuis
Ujian tengah semester
Ujian akhir semester

15%
20%
30%
Kemampuan
Makalah
Tugas Rumah/Pekerjaan rumah

10%
5%
Sikap
Keaktifan dan kreativitas diskusi
Kehadiran di kelas

10%
10%
Total nilai


100%
*) Untuk persentase dan unsur penilaian ditentukan dosen yang bersangkutan

13. Peringkat Nilai
       Nilai A dengan skor 80 – 100
       Nilai B dengan skor 71 – 80
       Nilai C dengan skor 56 – 70
       Nilai D dengan skor 46 – 55
       Nilai E dengan skor 0  - 45
14. Daftar Pustaka
Bescherelle. 1997. La Grammaire por tous. Paris : Hatier.
Siréjols, Evelyne. 2002. Grammaire niveau intermédiare 450 nouveaux exercises. Paris : Cle International.
Girardet, Jacky, Pécheur, Jacques. 2002. Campus 2. Paris : Cle International

Internet


*Penjelasan Materi singkat

Les pronoms compléments directs et indirects

COD
Les pronoms personnels compléments d’objets directs (COD) remplacent des noms de choses ou de personnes définies.
Example :
-          Présent 2 verbs
Nous aimons regarder les temples de Java Central ?
(+) Oui, vous aimez les regarder.
(-) Non, vous n’aimez pas les regarder.
-          Passé composé
Vous avez rencontré  Marie ?
(+) Oui, nous l’avons rencontrée.
(-) Non, nous ne l’avons pas rencontrée.

Me, te, nous, vous représentent des personnes.
Le, la, les représentent des personnes ou des choses et font des accords en genre et en nombre dans le passé composé.

COI
Les pronoms personnels complément d’objet indirect (COI) remplacent des noms de personnes précédés de la préposition « à ».
Example :
-          Présent 2 verbs
Il veut téléphoner à Patrick ?
(+) Oui, il veut lui téléphoner.
(-) Non, il ne veut pas lui télephoner
-          Passé composé
Tu m’as demandé ce billet ?
(+) Oui, je t’ai demandé ce billet.
(-) Non, je ne t’ai pas demandé ce billet
On utilise principalement les pronoms indirects avec les verbes de communication qui se construisent avec la préposition « à » : Parler, téléphoner, demander, dire, écrire, répondre…


*Soal yang diberikan

Les pronoms compléments directs et indirects
dans la  même phrase!

Remplacez les COD et COI qui sont soulignés avec le bon pronom complément direct ou indirect, selon le cas. 
*N’oublie pas de faire des accords en genre et en nombre avec les COD quand nécessaire.
                                                        (la)          (lui)
Exemple:        Le garçon a livré la pizza à la famille
                        Le garçon la lui a livrée.

1.      Kevin a prêté son bâton de hockey à son meilleur ami.
 (-)__________________________________________________________________

2.      Ma mère veut écrire souvent les lettres à ma grand-mère
(+) __________________________________________________________________

3.      Michel dois donner ses livres au professeur.
(-) __________________________________________________________________

4.      La bonne sœur a donné son bonbon à son frère.
(-)__________________________________________________________________

5.      Ils ont apporté leurs nouveaux disques au DJ pour la danse.
(+)__________________________________________________________________

6.      Nathalie a montré sa plante à sa famille.
(+)_________________________________________________________________

7.      Les élèves ont oublié de rendre leurs livres à leur professeur.
(-)__________________________________________________________________

8.      Le policier a posé les questions difficiles aux suspects. (+)__________________________________________________________________

9.      Les grands-parents aiment envoyer toujours les gros paquets aux petits enfants. (+)__________________________________________________________________

10.  Le propriétaire a vendu 6 nouvelles automobiles aux clients.
(-)__________________________________________________________________

Compréhension écrite

Ini tugas kelas Pramadya Tulis. Ceritanya ini harus nulis sebuah program acara yang disukai. Nah, karena dulu waktu kecil suka mendengarkan siaran ini. Jadi ini deh yang muncul dalam karangan... ;)

Bonansa spéciale d’animé

C’est un programme du radio Bonansa FM à Kediri qui présente de l’émission de chanson. La chanson est sur toute la musique d’animé japonais. Le programme emet pendant 3 heures. C’est de 18 heures à 21 heures chaque jeudi. 


On peut envoyer un message pour demander une chanson que vous voulez à l’animateur. Et on peut aussi donner ou dire la salutation pour les gens que vous connaissez par en. Mon favori de chanson que je demande, est Yesterday and Today « Ost. Love 2000 »
Je me suis abonnée toujours ce programme parce que j’aime beaucoup l’animé de japonais. Mais je ne l’ai jamais écouté quand je me suis déplacée mon lycée et université à Jombang et Malang. 

vendredi 22 mars 2013

Qiro'atus Sab'ah


Di dalam melagukan Al-Qur’an atau taghonni dalam membaca Al-Qur’an, para ahli qurro di Indonesia membagi lagu atas 7 ( tujuh ) macam bagian. Antara lain sebagai berikut :
1.       Bayati
2.       Shoba
3.       Hijaz
4.       Nahawand
5.       Rost
6.       Jiharkah
7.       Sikah


Dari 7 ( tujuh ) macam lagu di atas masih dibagi dalam beberapa cabang. Macam – macam lagu dan cabangnya antara lain :
     1. Bayati
a)       Qoror : rendah
b)      Nawa : sedang
c)       Jawab : naik
d)      Jawabul jawab : naik tertinggi
e)      Nuzul ( turun )
f)       shu’ud ( naik )

     2. Shoba
a)      Dasar
b)      Ajami/Ala Ajam
c)       Quflah Bustanjar/Qofiyah

    3.  Hijaz
a)      Dasar
b)      Kard
c)       Kurd
d)      Kard-Kurd
e)      Variasi

    4.  Nahawand
a)      Dasar
b)      Jawab
c)       Nakriz
d)      Usysyaq

    5. Rost
a)      Dasar
b)      Nawa/Rost ala Nawa

    6. Jiharkah
a)      Nawa
b)      Jawab

    7.   Sikah
a)      Dasar
b)      Iraqi
c)       Turki
d)      Ramal (fales)

TAWASIH NAHEM DALAM TILAWATIL QUR’AN
Untuk teori tawasih nahem qiroah Tilawatil Qur’an silahkan download gratis di sini ! dan untuk contoh praktek Qiroah / bacaan surat Al Qur’an silahkan download gratis di sini ! atau klik download Semoga bermanfaat.

Bayati :
- nurun nabiyi “alal awalimi asfaro ( Qoror )
- fa abana asbaba r rosyadi wa ad haro ( Nawa )
- wa syari’atul islam ( Qoror )
- wa syari-atul islam roqo ruwa ‘uha ( Nawa )
- roqo ruwa’uha wal kufru asbaha jaesuhu mutaqohqiro ( Nawa )
- lamma ata khoirul anami bi dinihi ( Jawab )
- wanhala ma ‘aqodal ghuwatu minal ‘uro ( Jawab )
- hamu jami’a ( Jawab )
- hamu jami’am bin nabiyi wa dinihi ( Jawab )
- wal kufru ba’dal ‘urfi shoro munakaro ( Jawabul Jawab)
- wal kufru ba’dal ‘urfi shoro munakaro ( Jawabul Jawab)
- wastabsaru bil mustofa wa binurihi ( Jawabul jawab )
- wastabsaru bil mustofa wa binurihi ( Jawabul jawab )
- wa binurihi wal kullu shoha muhalilahu wa mukabiro ( nuzul )

Maqam Shoba
SHOBA

- aro thoiron ala ghusni yunadi
- aro thoiron ala ghusni yunadi
- anta busro limajruhil fuadi (shoba ma’al ajam )
- badat laila fa adkha ‘a shifuha ( ala ajam )
- ruku’an sujudan fi kulli wadi
- ruku’an sujudan fi kulli wadi
cabang
quflah bastanjar
- ruku’an sujudan fi kulli wadi

HIJAZ

- Ya wardatan wasthor riyadi muthillatan tujri bi wajhi dzati hudhrin ’athiro
- Ana fil kharobil awati ghoiro majhulil makani (kard)
- Ainama ma dzal munadi fi wujin naqo’i yaroni ( kard kurd )
- Innani laitun ’abusun laisa li fil kholqi tsani (kurd)

NAHAWAND

- ila kam dzadz dzalali wa dzat tajali imma yakfika ya husna tatsani
- wa hisabi ma’ matsani li fi’ali syahidani ( usyaq )
- wa idza mal ardo shorot wardatam mislad dihani ( Nakriz )
- wad dima’u tajri alaiha launuha ahmaru qoni ( jawab )

RAST

- ya sarhatan bi jiwaril maa’i nadirotan saqoqi dam’ i idza lam yufi syaqiqi
- asrokol nurul fil awali lamma basharot ha bi ahmadil amba-a ( Rast ala nawa )
- bil yatimil umi wal basaril maruha ilaihil uluma wal asma-a ( Rast ala nawa )
cabang Rast dzan qiron
- quwata llahi in tawalat dhoifan nuibat fi mirosihil aqwiya

Maqam Jiharka
JIHARKA

- Allahu zada Muhammadan ta’dhima
- Wa habahu fadlam min ladunhu ’adhima
- Wahtashuhu fil mursalina kalima
- Wahtashuhu fil mursalina kalima
- Da roqotim bil mu’minina rohima

SIKA

- maulaya katabta rohmatan nasi ’alaik
- fadlan wa karom
- fal marji’u wal ma-alu wal kullu ilaika ’arbu wa ’ajam
- farham dzuni wa waqdhoti baina yadaika in zalla qodam
BAYATI
- fal hamdu minni wak tadi baina yadaika in zalla qodam

samedi 16 mars 2013

Temukan kebahagiaanmu


Puisi yang diinspirasikan dari puisi Cherche ta vie... .


Fajar di ufuk timur telah datang
Burung kenari bernyanyi riang
Gadis kecil yang penuh angan
Terbangun untuk arah penghidupan
Sejenak ia termenung akan suatu keadilan
Keadilan yang tak ia dapatkan
Tuntutan ilmu suatu lembaga
Yang memungkinkan,
Tanpa 1 huruf pun dia buta
Langkah yang lunglai nan gontai
Menerawang luasnya langit angkasa
Mata yang penuh harapan dan asa
Akan terpaku pada kecilnya daratan
Membuatnya semakin duduk berjeratan
Kemudian
ia hanya bisa berkata pada kehidupan
Angin… bawalah harapan ini
Menuju kaki-kaki yang siap melangkah
Carilah bahagia
Biarpun sampai ke ujung nyawa
Karena itulah obat segala nestapa

vendredi 15 mars 2013

Cherche ta vie - René-Guy Cadou


Bagi sebagian orang (sastrawan dan sastrawati ^^v), puisi merupakan bentuk karya sastra yang singkat untuk menuangkan apa yang ada di pikiran, apa yang terjadi pada suasana dan perasaan hati. Yah, memang benar kata-kata itu. Curahan hati dan pikiran yang muncul yang berbentuk sederatan bait kata itu, tentulah mempunyai berbagai interpretasi makna menurut sudut pandang masing-masing. Dan dari tiap sudut pandang individu itu pastilah berbeda.
Sebagai contoh kali ini ialah puisi dari René-Guy Cadou yang berjudul Cherche ta vie. Saya sebagai penulis akan mencoba menginterpretasikan dan mengkaitkan puisi tersebut ke dalam konteks kehidupan nyata.
a.    Interpretasi puisi
Une lampe naquit sous la mer
Un oiseau chanta
Alors dans un village reculé
Une petite fille se mit à écrire
Pour elle seule
Le plus beau poème
Elle n'avait pas appris l'orthographe 

Dalam baris puisi tersebut, tersirat suasana yang cerah di pagi hari. Burung-burung berkicau menyambut pagi yang indah. Dan ada seorang anak perempuan kecil yang mulai tumbuh di tempat tinggalnya yang jauh dari kota yang tak terjamah akan ilmu yang melimpah. Dan dia tak pernah mengenyam pendidikan sama sekali. Tetapi ia tetap mempunyai cita-cita yang sangat tinggi.
Elle dessinait dans le sable
Des locomotives
Et des wagons pleins de soleil
Dessinait disini mengungkapkan bahwa anak ini berangan-angan / memplanning masa depan hidupnya kelak. Penuh dengan khayalan fantasi yang menakjubkan. Des locomotives et des wagons merupakan alat transportasi yang menggambarkan perjalanan akan hidupnya ini. Menemukan hal-hal baru dan tempat yang baru. Pasti sangatlah menyenangkan dan  penuh akan kecerahan masa depan.
Elle affrontait les arbres gauchement
Avec des majuscules enlacées et des cœurs
Elle ne disait rien de l'amour
Pour ne pas mentir
Akan tetapi, apa yang bisa ia lakukan untuk menggapai mimpi-mimpinya tersebut ? sedangkan jauh dari mimpi dan angan-angan itu. Dia terjerat akan keadaan nasib yang tak mendukungnya. Dia hanya bisa merangkul pohon dimana ia bias berdiri kokoh menghadapi kekangan hidupnya ini. Untuk menutupi kebohongan akan rindunya kasih sayang yang sudah tak mengenal lagi akan hal tersebut.
Et quand le soir descendait en elle
Par ses joues
Elle appelait son chien doucement
Et disait
« Et maintenant cherche ta vie ».
Et à la fin de cette poème, si gadis kecil ini merintih akan kehidupan berat yang ia jalani. Satu demi satu harapan hidupnya hilang. Takdirnya yang melelahkan ini mengisyaratkan pada orang lain untuk tetap mancari dan menemukan jalan hidup yang di inginkan.
Son chien disini diibaratkan seperti teman dekat (seseorang) dari si gadis kecil tersebut. Mungkin karena kesepiannya tersebut, ia hanya bersahabat erat dengan anjing peliharaannya itu.
b.    Konteks terhadap kehidupan nyata

Dari konteks isi puisi diatas, penulis akan memberikan kaitan puisi ini terhadap kehidupan nyata. Banyak sekali di sekeliling kita, anak-anak kecil yang terpinggirkan dari masyarakat dan tidak mendapat jaminan kehidupan yang layak. Seperti sekolah, masa kecil untuk bermain dengan teman sejawat dll. Sebagai contoh saja anak jalanan.
Seorang anak kecil berjalan dengan langkah gontai di lampu merah. Simpang siur tiap mobil yang datang dari arah jalan yang berhenti di lampu merahi ia dekati. Tangannya menengadah minta belas kasihan. Ada yang memberikan uang, ada yang tidak. Raut wajah anak itu datar. Tak ada kesan sumringah saat diberikan atau mesem jika tak diberikan. Panas yang terik pun tak menghentikannya demi sesuap nasi untuk makan sehari-hari.
Disamping  keadaan yang seperti itu, pasti lah mereka mempunyai cita-cita dan angan-angan yang sangat tinggi seprti anak-anak lain. Bisa mengenyam pendidikan formal. Dan yang tidak kalah penting ialah kasih saying orang tua.
 Anak-anak jalanan ini memang perlu mendapat perhatian. Apalagi jika usia mereka usia sekolah. Kalau ini dibiarkan, mereka tidak akan pernah mengenyam dunia pendidikan. Untuk solusi seprti ini, mungkin pemerintah bisa lebih intensif memberikan program sekolah gratis untuk mereka. Setidaknya memberikan pelatihan ketrampilan untuk membangun keahlian mereka agar hidupnya tidak tergantung akan uang receh di persimpangan lampu merah lagi.